Uncategorized

10 Jenis Backlink Yang Tidak Disukai Oleh Google

Backlink merupakan elemen yang tidak kalah penting dalam praktek SEO. Backlink dapat diartikan tautan dari situs lain ke situs yang kita miliki. Dengan begitu jika kita semakin banyak mendapatkan backlink maka akan semakin baik juga ranking website kita.

Orang dahulu banyak yang mencari backlink sebanyak mungkin tanpa memikirkan kriteria atau ketentuan yang berlaku di dalamnya. Namun seiring dengan perkembangan algoritma dari google kriteria backlink saat ini semakin ketat saja. Aktivitas penanaman suatu backlink yang dianggap tidak wajar maka akan mendpatkan pinalti atau bahkan bisa saja terkena deindex.

Lalu backlink apa saja yang bisa melanggar kriteria google? Berikut ini 10 backlink yang tidak disukai oleh google, diantaranya :

  1. Tukar link, dampaknya memang sangat baik namun seiring perkembangan waktu google mulai mengeliminasi blog yang menggunakan cara ini. Cara aman yang bisa dilakukan adalah membatasi jumlah yang tidak melebihi 10 tautan.
  2. Backlink dari web atau artikel direktori, artikel direktori seperti EzineArticles dulunya memang ladang bagi blog untuk memperoleh backlink secara gratis, namun sekarang sudah dilarang oleh google bahkan saat ini EzineArticles mengalami penurunan traffic sampai 35%.
  3. Advertorial, jenis backlink ini didapat dengan cara membeli dengan benefit lain dimana backlink ini sudah dilarang oleh google. Namun jika memang tidak terelakkan maka anda bisa menambahkan atribut nofollow pada backlink jenis ini.
  4. Menyembunyikan backlink di CSS ataupun di javascript dengan cara meretas, sudah sangat jelas cara yang satu ini tidak boleh dilakukan karna cara ini merupakan cara yang kotor, google pun tidak menghitung backlink yang disembunyikan ini.
  5. Keragaman backlink yang rendah, perlu diketahui backlink yang baik berasal dari berbagai platform seperti facebook, forum ataupun yang lainnya sehingga bisa menaikkan aktivitas penanaman backlink.
  6. Backlink dari website berbahasa asing, backlink yang berkualitas adalah backlink yang sesuai dengan topik situs anda, dengan menanam backlink di situs berbahasa asing sudah sangat jelas menyalahi aturan tersebut. Maka usahakan mendapatkan backlink dari situs dari satu bahasa.
  7. Backlink dari aplikasi otomatis, sangat mudah untuk mendapatkan 10.000 backlink dengan harga yang murah pula, hasilnya memang bagus namun hanya untuk sementara saja sehingga cara ini tidak cocok untuk anda yang ingin mengelola situs selamanya.
  8. Guest post berkualitas rendah, memang cara ini paling natural namun harus diperhatikan juga kualitas situs yang dipilih sebab saat ini yang diukur tidak hanya dari page rank namun juga dari domain authority dan page authority.
  9. Backlink dari signature forum dengan penggunaan kata kunci, backlink dari forum ini tidak akan memberikan dampak yang besar meskipun tetap memiliki nilai.
  10. Backlink web rilis pers dengan kata kunci, teknik ini merupakan idola pemilik blog, namun penerapannya diusahakan lebih kalem karena tidak disrankan penanaman backlink dengan jumlah yang berlebihan